Program Teluk Tomini | SUSCLAM

 
 
slide2.jpg
 

Tomini Bay Sustainable Coastal and Livelihoods Management


Meningkatkan pengelolaan sumberdaya laut dan pesisir Teluk Tomini dalam upaya memperbaiki tingkat penghidupan masyarakat pesisir, laki-laki dan perempuan

 
 
 
 
SUSCLAM :: Home News Pelatihan Produk Olahan Rumput Laut
 
 

Warning: The magic method __set() must have public visibility and cannot be static in /home/tominiba/public_html/teluktomini.org/web/plugins/content/sigplus/params.php on line 75

Pelatihan Produk Olahan Rumput Laut

E-mail Print PDF

Parigi Moutong— Yayasan Pusaka Uwelutu (YASALU) mengelar pelatihan produk olahan bahan baku rumput laut (sea weeds). Kegiatan ini berlangsung di Desa Ogotion, Kecamatan Mepanga,  bekerja sama dengan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Parimo dan Dinas Perindustrian Perdagangan dan Koperasi (Disperindagkop) Provinsi Sulawesi Tengah, Oktober lalu.

Direktur YASALU Hamzah Tjakunu mengatakan sentra-sentra ekonomi harus dibangun mulai dari lingkup rumah tangga. Potensi rumput laut yang ada, bukan hanya dipelihara dan dipasarkan, tapi juga dapat diolah menjadi makanan jajanan dan minuman. Dengan pelatihan ini peserta memperoleh ketrampilan cara membuat makanan dan minuman dengan bahan baku rumput laut.

Pelatihan ini sebagai tindak lanjut kegiatan PRA (partisipatory rural appraisal  atau penilaian desa secara partisipatif) di Desa Ogotion. Dengan merujuk pada hasil identifikasi data kemiskinan, faktor geografis dan aktivitas perempuan dalam rumah tangga.

Melalui pelatihan ini, sedikitnya delapan macam makanan dan minuman dengan bahan baku rumput laut berhasil diajarkan  kepada peserta. Makanan dan minuman olahan ini akan menjadi alternatif produksi pasca panen saat produksi rumput laut melimpah. ”Bila terjadi over produksi dan harga rendah, kita sudah menyiapkan alternatif dengan mengelola sendiri bahan baku yang tersedia,” kata Hamzah

Kepala Bidang Pemberdayaan dan Pengawasan Industri Disperindag Parimo, Oni Desiyanto, mengatakan pelatihan yang berlangsung selama lima hari tersebut diarahkan untuk membuat produk olahan rumput laut. Bahan rumput  laut ini dapat dibuat roti, puding, cendol, dan sirup. Selain itu, dodol, manisan, permen dan selai.

Menurut Oni, setelah rumput laut ini dapat dibuat makanan dan minuman, tugas bersama untuk melakukan promosi di pasar lokal yang ada di Parigi Moutong. Dengan cita rasa yang ada, produk ini dapat menjadi makanan khas atau oleh-oleh untuk tamu dan wisatawan.

Pelatihan yang diikuti 25 peserta ini juga melibatkan PKK Kecamatan Mepanga. Pelatihan diakhiri dengan penyerahan piagam penghargaan oleh Dinas Perindustrian Perdagangan dan Koperasi Provinsi Sulawesi Tengah.*

 

 
 
 
 
 

Polling

Do you agree with the construction of the canal equator?




Results

Who's Online

We have 1 guest online